Contoh Soal Dan Pembahasan Grafik Pertidaksamaan Linear

понедельник 21 январяadmin

Contoh Soal dan Pembahasan Pertidaksamaan Linear Agar kalian lebih memahami dan terampil dalam menentukan penyelesaian atau himpunan penyelesaian suatu pertidaksamaan linear satu variabel, perhatikan beberapa contoh soal dan pembahasannya berikut ini.

Soal Fungsi Linear - Ini adalah salah satu hal yang wajib kamu tahu dimana admin blog menyampaikan Soal Fungsi Linear kepada teman-teman semua yang saat ini mencari Soal Fungsi Linear, dengan ini maka kamu akan tahu selengkapnya pembahasan Soal Fungsi Linear tersebut. Sehingga para sahabat bisa mengerti dan memahami Soal Fungsi Linear yang kami posting untuk anda semua disini. Tentunya ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga sekali untuk anda dan admin juga karena mempelajari Soal Fungsi Linear tersebut. Oya di blog Soal dan Kunci Jawaban memberikan banyak sekali Bank Soal sehingga memudahkan teman-teman mempelajari Soal-Soal yang keluar di mata pelajaran saat ini. Dengan itu semua kami berbagi secara langsung Soal Fungsi Linear tersebut dibawah ini, tinggal anda copy paste soal yang kami bagi ini, atau juga anda bisa download untuk Soal Fungsi Linear tersebut. Sehingga ini akan menjadi menyenangkan kalau kita selalu belajar Soal Fungsi Linear dan kamu bisa Soal Fungsi Linear ini sehingga dipastikan juga teman2 akan bisa mendapatkan Nilai Bagus untuk Soal Fungsi Linear ini. Ini akan menjadi Bocoran Soal Fungsi Linear yang harus kamu pelajari saat ini.

Download lagu tasya palapa full album 2018. Selamat belajar dan jangan lupa juga selalu berdoa duluh sebelum belajar ya supaya otak bisa encer dan mampu menyerap semua Soal Fungsi Linear yang kami bagikan dibawah ini selengkapnya ok. Dari gambar dapat dilihat bahwa ada tiga titik pojok yaitu titik A, B, dan C. Titik A dan C dapat dengan mudah ditentukan karena merupakan titik potong terhadap sumbu y dan sumbu x.

Titik B merupakan perpotongan antara garis 2x + y = 8 dan x + 3y = 9. Dari grafik dapat dilihat bahwa kedua garis itu berpotongan tepat di titik (3,2). Langkah terakhir, substitusi nilai x dan y dari masing-masing titik pojok ke fungsi tujuan F(x,y) = x + 2y sebagai berikut: A(0,3) → F(0,3) = 0 + 2(3) = 6 B(3,2) → F(3,2) = 3 + 2(2) = 7 → maksimum. C(4,0) → F(4,0) = 4 + 2(0) = 4 Jadi nilai maksimum fungsi tujuannya adalah 7 yaitu pada titik B. • Jika diketahui A = x + y dan B = 5x + y, maka tentukanlah jumlah nilai maksimum dari A dan B pada sistem pertidaksamaan x ≥ 0; y ≥ 0; x + 2y ≤ 12; 2x + y ≤ 12. Dari gambar dapat dilihat bahwa ada tiga titik pojok yaitu titik A, B, dan C. Titik A dan C dapat dengan mudah ditentukan karena merupakan titik potong terhadap sumbu y dan sumbu x.

Titik B merupakan perpotongan antara garis x + 2y = 12 dan 2x + y = 12. Dari grafik dapat dilihat bahwa kedua garis itu berpotongan tepat di titik (4,4) → pada gambar di atas, 1 kotak mewakili 2 satuan. Langkah terakhir, substitusi nilai x dan y dari masing-masing titik pojok ke fungsi tujuan A(x,y) = x + y dan B(x,y) = 5x + y sebagai berikut: A(0,6) → A(0,6) = 0 + 6 = 6 B(4,4) → A(4,4) = 4 + 4 = 8 → maksimum. C(6,0) → A(6,0) = 6 + 0 = 6 A(0,6) → B(0,6) = 5(0) + 6 = 6 B(4,4) → B(4,4) = 5(4) + 4 = 24 C(6,0) → B(6,0) = 5(6) + 0 = 30 → maksimum. Jadi jumlah nilai maksimum fungsi tujuan A + B = 8 + 30 = 38.

Dari gambar di atas, terdapat 3 titik pojok yang salah satunya menghasilkan nilai maksimum jika disubstitusikan ke fungsi tujuan, yaitu titik A, B, dan C. Sekarang yang harus dilakukan adalah menentukan titik-titik tersebut. Titik A dan C dapat dengan mudah diketahui karena merupakan titik potong garis terhadap sumbu x dan sumbu y. Adapun titik A (0,4) dan titik C (3,0).

Sementara itu, titik B merupakan perpotongan antara dua garis yang belum kita ketahui persamaan garisnya. Oleh karena itu, untuk mengetahui titik B sebaiknya kita tentukan terlebih dahulu persamaan garis yang saling berpotongan di titik itu dengan cara sebagai berikut. Pembahasan: misalkan: buku = x pulpen = y pensil = z Dari soal, dapat disusun sistem persamaan linear sebagai berikut: 1).

4x + 2y + 3z = 26.000 2). 3x + 3y + z = 21.000 3). 3x + z = 12.000 Ditanya: 2y + 3z =.? Untuk menjawab pertanyaan seperti ini umumnya yang harus kita cari terlebih dahulu adalah harga satuan masing-masing barang. Karena yang ditanya harga 2y + 3z, maka kita hanya perlu mencari harga satuan y dan z.

Dari 3x + 3y + z = 21.000 dan 3x + z = 12.000, diperoleh harga satuan pulpen yaitu. Selanjtunya, substitusi nilai y pada persamaan 1 dan 2 sebagai berikut: Jadi, harga 2 pulpen dan 3 pensil adalah: 2y + 3z = 2(3.000) + 3(2.400) = Rp 13.200,00.